Sunday, September 26, 2010

Mochi - Mochi

Ceritanya pada hari minggu yang cerah (lebih tepatnya panas menyengat), saya memutuskan untuk pergi ke Mall Ambassador Kuningan untuk membeli 'sesuatu'. Saya berputar-putar dari Mall Ambassador kemudian ITC Kuningan selama hampir 2 jam untuk mencari & kemudian membeli 'sesuatu' tersebut.

Hasilnya bukan hanya 'sesuatu' itu akhirnya bisa saya dapatkan di tangan saya tapi juga lapar & haus saya rasakan di perut & tenggorokan saya. Mata saya pun mulai celingukan untuk mencari sesuatu yang bisa mengobati lapar untuk sementara dan Jreeennggg, mata saya serasa ditarik ke sebuah counter kecil menjual sesuatu yang bernama Mochi. Kenapa counter itu menjadi menarik buat saya? Karena pertama mochi adalah salah satu makanan kesukaan saya, lebih tepatnya moaci (itu loh mochi khan Semarang).

Rupa-rupanya, counter tersebut menjual mochi dengan berbagai variasi rasa. Totalnya ada 8 rasa. Tapi karena 1 box hanya muat 6 buah, jadi saya memutuskan untuk beli 6 buah saja. Totalnya saya harus wajib kudu membayar Rp 22.000.

Pada akhirnya, saya tidak jadi mencoba mochi ketika masih di sana, maka mochi tersebut saya eksekusi satu demi satu di rumah ... ;p

Dari penampakan luar kotanya cukup "fancy" berwarna putih kehijauan, dengan merek Mochi-Mochi dengan embel-embel "Mochi Tradisional Taiwan". Kemudian terdapat tulisan "Cheries the Memorries", yang terakhir ini ngga tau juga maksudnya apa .... -_-*


Baiklah, langsung kita icip mochinya, berikut mochi yang berdesak2an dalam kotaknya dari kiri ke kanan, atas ke bawah rasanya sebagai berikut: Kacang, kacang merah, wijen hitam, kacang asin, abon ayam, & kacang lapis wijen.

Untuk kacang & kacang lapis wijen isinya sama, yaitu kacang tumbuk yang sudah diberi gula sehingga rasanya manis, bedanya satu digulingkan di kacang tumbuk yang lain digulingkan ke wijen.

Nah untuk yang kacang asin, ketika membeli saya sempat tanya apa beda kacang wijen dengan kacang asin. Mbaknya bilang kacang asin ada rasa asinnya ... daaaannn ketika dicoba sama sekali saya ngga dapet rasa asinnya. Jadi jatohnya sama dengan Kacang Wijen. Cuma wijennya dicampur dengan wijen hitam.

Kacang Asin

Untuk kacang merah ya isinya pasta kacang merah, & digulingkan ke tepung (ngga tau tepung apa, ngga ada rasanya). Nah terakhir isinya abon ayam, digulingkan ke abon ayam.

Yang paling oke & unik yang isi wijen hitam. Untuk isinya wijen hitam tumbuk yang manis karena diberi gula & digulingkan ke wijen hitam tumbuk juga. Walaupun penampakannya buruk tapi rasanya paling unik ....

Wijen Hitam

Yang paling maksa adalah yang isi abon, asli mochi dengan rasa paling maksa di seluruh dunia kayaknya .....

Abon Ayam

Oke untuk tekstur adonan mochinya ngga seenak moaci gemini, yang ini lembek & lengket di langit-langit mulut, kalo ditarik mulur ngga putus-putus. Cuma yang oke rasanya ngga terlalu manis jadi imbang dengan rasa manis dari isiannya.

Overall saya ngga terlalu suka, seperti saya suka moaci Gemini dari Semarang. Tapi variasi rasa & kreatifitasnya perlu diacungin jempol, terutama buat yang wijen hitam.

Yah kalo dinilai sih 5/10 lah. Harga Rp 22.000/6 biji, saya ngga ingat harga satuannya .....

Mochi-Mochi
ITC Kuningan Lantai Semi Dasar

Saturday, September 25, 2010

ANDAKAR - Aneka Daging Bakar

Waaahhh … udah lama ngga posting apa-apa ehh sekalinya posting bukannya eksperimen dapur malah cerita pengalaman makan di luar. Yah habis gmana, memang udah lama dapurnya dianggurin tuh, kalo mixer mahal warna putih si Kitchen Aid [sombongmodeon] bisa nangis, dia udah meraung-raung, sambil guling-guling karena dicuekin abis … Yah kalo yang putih-putih sih pengennya Honda Jazz RS keluaran terbaru .... [ngakak]

Ya sudahlah .. situasi mood sedang tidak ingin mencoba-coba … lebih suka mengicip-icip …

OK, potong aja udangnya … alias cut the crab … [apasiiiih??]

Hari ini memutuskan untuk mencoba makan di ANDAKAR, soalnya bokap lagi pengen makan steak katanya ….

Sebenernya sih pengen makan di ABUBA, tapi koq review orang-orang di internet kurang baik yah tentang tempat ini, katanya kualitasnya sudah jauh menurun sejak tempatnya berubah jadi keren & lagi ANDAKAR lebih dekat tempatnya & review orang bagus tentang tempat ini …

Jadi kita makan di ANDAKAR yang lokasinya di Buncit, tepatnya satu lokasi sama Pizza Hut, satu lapangan parkir. Menurut saya pemiliknya pintar sekali memanfaatkan tempat, karena sebenarnya kecil yah, tapi bisa ditata apik sehingga tetep nyaman. Tempat parkirnya juga enak, jadi bukan mepet-mepet di pinggir jalan. So, bagus buat tempatnya ….

Mari kita lihat makanannya. Dari hasil browsing-browsing di internet katanya yang enak di sini adalah lamb shank alias betis dombanya ini akhirnya jadi menu pilihan bokap, sedangkan saya pilih sirloin impor karena pengen nyoba yang standar aja, & nyokap sebagai manusia paling hidup sehat di rumah memlilih ikan, ada 2 pilihan ikan di sini dori atau salmon, & akhirnya pilihan jatuh ke dori karena beliau penasaran dori itu ikan seperti apa, berhubung salmon udah pernah makan. Semua menu standarnya disajikan bareng kentang & mix vegetable, cuma kalo mau kentangnya diganti nasi juga boleh ....

Sedangkan untuk minuman bokap es jeruk, saya citrus squash & nyokap teh tawar hangat [tuh khan sehaatt]

Kira-kira hanya menunggu 5 menit pesanan minuman udah datang & 5-10 menit setelahnya pesanan makanan juga datang. Hmm cepat yah, padahal keadaannya sedang ngga sepi juga. So good service & ditambah lagi pelayannya ramah-ramah & cekatan ...

OK, kita potong udang lagi ....

Lamb Shank yang katanya enak itu ternyata tidak seempuk yang saya bayangkan, tapi maksud saya di sini bukan ngga enak yah, justru enak. Karena sebelumnya saya membayangkan domba yang kita makan di restoran arab ... hehhehe, salah imajinasi kayaknya saya. Lamb shank nya seberat 400-500gr, dari mana saya tau, ya karena tertulis di daftar menunya. :p. Rupanya berat segitu bukan hanya datang dari dagingnya tapi juga dari tulangnya, tapi tetap dagingnya banyak, empuk & juicy ... saya sempat membantu ayah saya memotong-motong karena ribet, sama sekali bukan makanan yang direkomen buat perempuan yang lagi kencan, hehhehe. Ini harganya Rp 56.500 buat yang impor.

Sama seperti lamb shank-nya, sirloin juga empuk (tentu ngga seempuk tenderloin yah) & juicy!!. Sebenernya yang disayangkan adalah pelayannya ngga nanya level kematangan seperti pada resto steak pada umumnya saya juga lupa bilang sihh. Tapi untungnya sirloin yang saya pesan datang dengan kondisi medium rare, sepertinya ini standar mereka, sesuai selera saya . Jadi yang kurang suka sama medium rare, kayaknya harus bilang yah, daripada nanti dibilang pelanggan rese atau ndeso .... hihihihi... harganya Rp 39.500 sajah impor punya.


Lanjut ke pesanan sehat ala nyokap, dorinya juga maknyus, lembut ngga overcooked ... Jauh lebih enak drpd dori yang pernah saya makan di restonya ranch market, ukurannya juga lebih besar.... keluar Rp 26.500 [udah sehat murah lagi]


Nah, makanan di atas semua dimasak pake saus yang sama sepertinya. Saus bbq ... tapi ngga terlalu intense jadi rasa asli dagingnya ngga hilang, so sausnya tipis aja. Tiga-tiganya juga datang dengan mix vegetable & kentang goreng yang porsi yang murah hati alias banyak. Kecuali bokap yang ganti kentangnya dengan nasi yah. Untuk nasinya saya ngga nyoba sih tapi dari penampakannya koq kayak nasi warteg yah, bukan kayak nasi restoran Padang Sederhana yang putih, gendut bin wangi ....

Terakhir untuk minumannya, lumayan besar gelasnya, jadi ngga akan merasa kekurangan. Cuma menurut saya terlalu manis, mungkin karena saya sedang mengurangi gula sih ... ngga tau juga...

Ohh iyah lupa, mereka juga sedia berbagai macam saus, saus sambal, saus tomat, tobasco, & mayonaise & satu lagi yang tutup ijo ngga tau apa soalnya ngga bisa keluar juga ..


Kesimpulannya, good place, good food, good service .... 8/10!! Rasa melebihi harga kalo saya bilang. Bawa aja Rp 60.000/orang udah makan enak & kenyang di sini.

Jl. Warung Buncit Raya No.1 (Samping Pizza Hut Buncit) Jakarta Selatan
Telp: 021-7901360

Monday, April 12, 2010

Telur Asin

Pernah terpikir ngga membuat telur asin sendiri? Hmmmm .... kayaknya ngga yah, wong beli juga ada di mana2 hehehhe. Lagipula, telur asin kita tahu secara tradisional membuatnya pake abu atau batubata. Pasti yang lewat di kepala bikin sendiri pasti ngotor2in rumah aja.

Aku juga berpikiran seperti itu sih, sampai aku nemu resep membuat telur asin pake air garam aja, namanya metode "Telur asin ala Tupperware"... karena penasaran & kayaknya gampang banget langsung deh ikutan coba.

3 minggu yang lalu mulai coba, nitip sama bokap-nyokap yang kebetulan waktu itu mau pergi ke pasar deket rumah. Gara2 ada kesalahpahaman, masing-masing beli 10 telur bebek waktu ke pasar (aneh nih, padahal barengan perginya hehehhe), akhirnya jadi ada 20 biji deh telur bebeknya.


Karena ngga punya tupperware akhirnya nyoba dengan 2 toples plastik bekas aja masing-masing untuk 10 telur bebek.

Resepnya seperti ini:
10 buah telur bebek mentah, cuci bersih.
12 sdm munjung garam
1 liter air untuk merendam
1 buah tupperware single deco/wadah apa saja

Cara membuat :

* Siapkan wadah, cuci bersih bila perlu
* Campur diwadah terpisah antara garam dan air
* tata telur bebek mentah di dalam wadah
* Masukkan air garam dan tutup dg rapat
* Diamkan antara 2 minggu - 1 bulan

Sayangnya pas udah 2 minggu, aku lupa moto setelah direbus. Cuma sebagai gambaran rasanya belum begitu asin terutama kuningnya, kalo bagian putihnya udah lumayan. Terus bagian kuningnya juga belum masir (gerindilan seperti pasir) & warnanya juga masih kuning belum oranye.

Setelah tiga minggu, baru deh asinnya pas, kayaknya kalo diterusin 1 bulan buat lidahku terlalu asin. Terus kuningnya udah lumayan masir, pas deh teksturnya dengan harapanku. Karena kalo terlalu masir agak2 keras nanti kuningnya.

Sunday, April 4, 2010

Brownies Kukus Teh Uceu

I guess Indonesia is the only country in the world that knows a cake called Brownies Kukus or literally mean Steam Brownie in English. The name steam Brownie actually came from a bakery at Bandung named Amanda, that become very famous because of the cake.


Why they called it Steam Brownie? I guess becoz the cake has very strong chocolate taste unlike any other steam cake just like baked brownie compare to other baked cake. Or for marketing purpose .... ;p, you know Bandung already famous for the bake brownie so it easier to sell a cake with the similar name, and the word "steam" will bring customer to curiosity. Well maybe you can ask the owner if had a change to go to Bandung ... ;p

So, coz the popularity of the cake some people start to crate a recipe for the cake such as Teh Uceu & Ny. Liem. Below is the recipe created by Teh Uceu.

8 whole eggs
350 gr of sugar
1 tbs of cake emulsifier

Sift the dry ingredient:
200 gram of cake flour
90 gram of cocoa powder

Mix wet ingredient together:
1/2 can of condensed milk or about 170 gram.
250 cc of vegetable oil
200 cc of water
100 gram of rice chocolate

Beat eggs, sugar & cake emulsifier until it goes very thick and light. Fold in sifted dry ingredients until blended. add wet ingredient gradually, fold. Pour 1/2 batter in to a 24x24cm pan greased with oil, lined with baking paper on base & sides. Steam for 15 minutes, sprinkle with the rice chocolate, & add the rest of the batter, steam again for 25-30 minutes.

This cake is suitable for you that doesn't have any oven, can be used also for base cake of chocolate devil, your black forest cake, or any other cake that use chocolate cake ...

Wednesday, March 31, 2010

Apa Kata Dunia ?

Kemarin Gayus Sang Mafia pajak berhasil dibawa ke Indonesia. Gw yakin pasti semua headline koran & acara-acara TV akan membahas dia. Ngga usah jauh-jauh obrolan keluarga gw pun masih mambahas kasus pajak yang lagi santer itu. Belum lagi ternyata sosok gayus baru berumur 30 tahun, persis usia kakak gw. Komentar ibu gw "Ikkh ibu sih ngga mau deh, dikasih duit hasil korupsi kayak gitu, gaman sih orang tuanya ngga nashatin dia". Hoho, tenanglah ibuku, anak-anakmu walaupun sedikit 100% uangnya halal.

Ngomonin kasus Gayus ini, keluarga gw jadi teringat kasus Roby. Siapakah Roby itu? Roby adalah sepupu jauh gw, dia datang dari keluarga yang boleh dibilang ngga mampu, tapi berotak cerdas, & akhirnya bisa diterima kuliah di STAN. Selama kuliah dia tinggal di rumah pakde gw yang kebetulan tinggal di Bintaro, saat ditanya pakde gw knapa masuk STAN, jawabannya polos supaya kuliahnya ngga bayar. Kemudian setelah lulus Roby bekerja di kantor pajak di Bandung.

Keliatannya semua lancar yah ... enak kalo kuliah di STAN, kuliah gratis, lulus langsung dapet kerja. Tapi di sinilah malapetaka terjadi. Belum seberapa lama bekerja di kantor pajak tersebut, Roby disuap sebesar, kalo ngga salah 400 juta oleh sebuah perusahaan, untuk mark up. pajak. Dan di kantor pajak hal tersebut ternyata sangat "biasa", semua kawan & atasan pun mengamini. Konflik batin, Roby tidak menerima suap tersebut & memutuskan "kabur" keesokan harinya, dia berhenti bekerja. Keliatannya lancar?? ngga juga, masalahnya adalah Roby belum menyelesaikan ikatan dinasnya, dia harus bayar pinalty, tapi yah uang dari mana? wong dia baru saja mulai bekerja. Akhirnya dia dikejar-kejar seperti buronan oleh kantor pajak. Keluarga besar pun mengumpulkan uang untuk mengembalikan uang pinalty tersebut. Kasusnya selesai sampai di situ. Roby kemudian mengambil S1 di UI, lulus kemudian bekerja sebagai pegawai biasa, menikah, punya anak dst. Dan masih hidup sebagai manusia super jujur.

Gw rasa mungkin banyak Roby-roby yang lain. Entah yang berakhir seperti Mas Roby sepupu jauh gw, berakhir menjadi koruptor karena "terpaksa" atau berakhir menjadi koruptor dengan "sukarela" seperti Gayus.

Gw heran, kenapa sosok seperti Sri Mulyani & pemerintah seperti kaget dengan kasus Gayus. Sudah rahasia umum khan kalo orang-orang yang bekerja di kantor pajak hidup di atas profile normalnya. Sudah dari dulu, dulu banget jauh sebelum gw juga harus jadi wajib pajak.

Apa kata dunia??

Tuesday, March 30, 2010

Ketupat Sayur Uni Linda

Coba tebak kira-kira orang2 ini lagi apa?


a. Ngantri beras
b. nonton konser
c. Demo turunkan Sri Mulyani
d. Jawaban di atas ngga ada yang bener.

Hehehehh, sebenernya orang2 ini lagi ngantri buat makan Ketupat Sayur Uni Linda. Gw sendiri secara jujur bukan penggemar ketupat sayur apalagi yang milik orang2 padang, liat kerupuknya yang super pingky aja gmana gitu ...

Tapi semua itu berubah saat kebetulan belanja ke pasar tebet, tepatnya di lantai 2, depan kios penjual alat2 masak tradisional gw liat tempat jual makanan, diliat2 tempat ini koq yah rame banget. jadi curiga pasti ada yang enak2 nih ...

Wah masa kalo ngga enak sampe rame gitu. Mengingat kata2 si botak Andrew Zimmern, kalo tempat makan yang rame itu pasti enak ... Akhirnya gw putuskan untuk ikutan makan juga di situ, intip punya intip kebanyakan pesan ketupat sayur, gw ikutan juga waktu itu ....

Daaaannnn gw jatuh cinta pada suapan pertama. Ketupatnya sih ngga ada yang spesial. Tapi kuah sayurnya itu loh ... slrruuurp ... kata Om William Wongso, kompleksitas rasanya sempurna, kuahnya bersantan tapi ngga terlalu kental pas aja, creamy kayak susu, jadi ngga berminyak, bumbu rempahnya gmana gitu, sulit digambarkan dengan kata2, gw akuin emang orang sumatera hebat deh rempah beginian ... rasanya sumatera banget ... [sotoy.com]

Penggambaran sepiring ketupat sayur Uni Linda seperti ini: Porsinya boleh dibilang kecil, apalagi buat kaum lelaki, bagi gw si pas. Ada beberapa potongan ketupat diguyur sayur nangka & buncis berkuah kuning bukan oranye, trus ditaburin kerupuk super pingky, & di atas kerupuknya di kasih sambal balado & diguyur sambal kacang, dua2nya ngga pedes koq, cuma memperkaya rasa aja. Kalo kantong agak tebel, bisa tambah lauk kayak telur balado, rendang sapi, empal gepuk atau perkedel, bisa juga ditambah sebungkus keripik singkong balado. Yang terakhir gw belom coba.



And now, I am a regular customer. Gw akan rela bermacet2 ria melewati pancoran buat ke pasar ini & makan ketupat sayurnya sebelom ngantor, paling ngga 1 bulan sekali pasti gw sempetin ...

Di atas gw juga sebutkan porsinya kecil tapi pas buat gw ... knapa? krn gw pasti akan ngeces sama makanan2 lain yang tersaji di konternya. Rata2 jajanan pasar & favorit gw adalah si getuk tumbuk yang berwarna coklat khas warna gula merah (kalo getuk lindri khan digiling trus warna warni). Enyakkkk ....

NB: sumpah gw udah googling ada yang bilang ketupat sayur uni linda rasanya pedas menggigit, well, that's a lie, manusia2 copy paste. gw ini orang jawa, ngga suka pedas & gw bilang itu ngga pedas tapi "rich".

Ketupat Sayur Uni Linda
Pasar Tebet Barat
Lantai 2.
-masuk ke pasar dari depan, naik tangga belok kiri beberapa langkah, belok kanan, lurus di depannya ada yang kios alat2 masak tradisional-

Monday, March 29, 2010

Technicolor by Paloma Faith

I'm not a Samsung Corby user, but I like this song a lot ..... I think it fresh & it has beautiful lyric



This is the part of the lyric that I love the most:

It was all in monochrome,without the light,
Just like a silver screen you walked into my life

You taught the stars to light up what was dark
I found the light saturated in your charm
We kiss the sky and dance across rainbows
Now it’s all in technicolor with you

I also found a food blog called technicolor, while googling the song, I think it's a nice blog ....

My version of lasagna

Did you say dish? Lasagna's not a dish, windbag. It's a way of life. A state of being one's perfect achievement. What did the Indians serve to the Pilgrims? Lasagna. What did Marie Antoinette scream to the rebel? "Let them eat lasagna." What did Neil Armstrong say when he landed on the moon? "That's one small slice of lasagna." It's not a dish. It's the stuff of dreams. It's the food of the gods. It's what's for lunch.
-Garfield: A Tail of Two Kitties (2006)-

Why I called it “my version”?

First of all, I’m not Italian. Second of all, I truly don’t know how the “real” lasagna should be. It might be offensive for Italian if I called this “Lasagna”, coz the real deal can be different from this version. I forgot where I got this recipe from, so it’s only depends on my memory, which not very good, but the good news is my “tongue measurement” is working pretty good …. ;p

This recipe is for 20x20 cm aluminum foil pan ….

For the Bolognese sauce you’ll need:
200 gram of minced beef
75 gram grated carrot
300 gram of tomatoes puree
1 chopped onion
2 chopped garlic
2/3 can of tomato paste
2 table spoons of barbeque sauce
2 teaspoons of dried oregano
1 teaspoons of dried basil
1 table spoon of sugar (if you don’t have issue with alcohol use red wine)
Salt & pepper to taste
3 table spoon of cooking oil
In a large sauce pan heat cooking oil, stir fried onion & garlic until it goes fragrance. Add mince beef, cooked until it change color. Add the rest of the ingredient except for sugar. Let it cooked for about 45 minute add water if it goes too dry. Add sugar, let it boiled once again.

For the b├ęchamel sauce:
500 cc of warmed milk
150 grams of grated cheddar cheese
1 tea spoon of fresh grated nutmeg (you’ll need more if you use powdered nutmeg)
1 tea spoon of white pepper
3 table spoon of butter or margarine
3 table spoon of flour
Salt for taste
In a sauce pan melt butter/margarine, sift flour, stir constantly for about 2 minutes. Add milk, whisked it, add the rest of the ingredients. Continue to stir until it comes to a boil.

8 lasagna sheets, half cooked.
Mozzarella cheese if you like

Preheat oven to 180 Celsius.

Put a layer of lasagna down first. Layer on a third of the bolognese sauce, then a third of the bechamel sauce. Repeat two more times. Top with a final layer of lasagna and sprinkle with grated mozarella. Bake for 20 minutes.

I’m back!!!!!


2 bulan lebih sejak gue posting terakhir …. Ckckck …. Sungguh terlalu!! Kombinasi kemalasan, kesibukan di kantor & mood yang menguap entah ke mana, membuat gw ngga nengokin blog tempat gw mencurahkan kreatifitas ini …. Ceileehhh ….

Bukan hanya ngga update blog ini, gw juga males “ngacak-ngacak” dapur …. Jadi sedikit sekali resep yang sempat gw buat … tapi kalo makan sih tetep semangat …. ;p

Sorry to write this on bahasa, I just feel more expressive to write this on my daily language …..

Tuesday, January 19, 2010

Blowtorh, first experience, finally!!!

WARNING!!!

This post might show one dangerous cooking technique, so please read it carefully before you try to do it. This post is only based on my personal experience & might be only applicable for an exactly the same equipment that I used; please look for other trusted references or some professional advise.

Sound excessive? Yup, that’s me alright … hey better excessive than sorry, right??


I bought this blowtorch equipment about … hmm a year, one and a half year a go maybe, I cannot really remember. But, I always feel too scare of using it, so I just let it sat on my storage until I baked my first cheese cake last Saturday.

Equipment:
First the blowtorch it self, I cannot really tell what a good blowtorch would be, I bought this coz I think it made from good material, it looks save & has a lighter attached with it. I think it saver to use the one with attached lighter than if you have to use a match.

Second, the liquid gas. Make sure you buy a Liquid Gas Tube specially made for blowtorch. Do not use the usual liquid gas for the portable gas stove.


Third, it's optional to use a lazy suzan.

Area:
Do it in a good air circulation area but not windy, open the window if necessary. Keep aside from flammable material. Do it away from children or pet, If you got any ;p. If you had some concentration problem like I do, do it in a quiet place, a noisy place makes you hard to listen if any gas leak occurred. Make sure it has a good lighting, but not too much, too much light will make you hard to see the welding flame.

Method:

Take a moment to pray ... ;p

Read the all the instructions on the liquid gas tube & the blowtorch.

Attached
the blowtorch to the liquid gas tube, mine until it "click".

Put
your cake on the lazy suzan.

Turn handle
counter clock-wise/ to the left, or to the "+" sign, you will hear gas hissing.

Push the lighter
, the welding flame will appear, keep your eyes on it, coz sometime it hard to be seen.

Turn the handle
left & right to get the suitable welding flame for you, keep it stable.

Start blow torching.

Make sure
the blowtorch not to close with the cake/meringue, coz it will easily burnt, the flame actually longer than it looks. So, from a far than closer, closer, until you see the burnt effect on the meringue. You'll know the right distance to do so.

It will be better
& easier to turn the lazy suzan or the cake than to move the blowtorch around the cake.


Do not shake the gas tube to hard, coz it makes the flame goes unstable. Shake it smoothly.

Turn of the gas
, by turning the handle clock-wise, or to the "-" sign. Make sure you don't hear any gas hissing.

Remove
the blowtorch from the gas tube.

Hufffhh ... you've done now!

Baked Potatoes & Cheese

After baked my cheese cake last Saturday, I baked a dish also contain cheese in it. Some cheesy weekend I had, Don’t you think so? I bake this dish while waiting for my cheese cake to be chilled. So simple, but since it contain cheese, I guarantee this is one tasty dish … trust me!

Actually, I baked this dish coz I have to use 2 packs of Kraft Quick Melt that will be expired in February. I know you might think what a lousy person I am. But hey, is on the discount when I bought it back then, imagine 2 packs for only 1 pack price. You must be kidding me, if you can stand not to buy those …

Okay back to the dish … at fist I have no idea what to do with it. But you know Kraft pack always comes with a recipe in it. So, I decided to bake it with some potatoes, with a bit of modification of course.


Ingredient:
6 small size potatoes wash it cleanly, cut in four, peel if you want, Idon't
100 gram of minced beef
½ onion, chopped
Salt & pepper
Water to boil the potatoes
3 table spoon of vegetable oil
1 tea spoon finely chopped salary
1 pack of Kraft Quick Melt, about 180 gram, grated/mashed
Margarine/margarine to greased

Method:
Preheat oven for 190 Celsius.
Heat oil in a pan; add in the onion, stir fried until it goes translucent, add the minced beef, sat & pepper, stir fried until the beef is perfectly cooked, set aside. Boiled the potatoes with some salt for about half an hour until it becomes soft. Greased a casserole dish with a bit of butter or margarine, arrange potatoes sprinkle with salary, cooked minced beef, and last the cheese. Baked for 15-20 minutes. Serve warm. Please don’t leave your chili sauce behind while enjoy this dish … ;p


If you've seen some burnt part on the dish, I did that on purpose, coz it create a wonderful aroma when it burnt a little bit. Imagine kaastengel cookies ....

Remarks: on the pack of the Kraft quick melt it said that it melts of 175 Celsius, but it didn’t happen on my oven, it melt on 190 Celsius.

Now, I have to think what to do with the other pack. Got any idea??

Saturday, January 16, 2010

Baked Cheese Cake

It's hard for me to decide the title of this post ... is it "Baked Cheese cake" or "New York Cheese Cake" ?. So I browse around the web to find what is the signature of the "New York Cheese Cake". And I could not found what actually the different between the New York Cheese Cake & any regular baked cheese cake, everyone always seem to have their own version of New York Cheese cake. But most of them use cream cheese & sour cream as their base cream material & their always refer to a very creamy cheese cake.


So, I decided to use the title "Baked Cheese Cake", first reason, as I said before, I could not found the signature of New York Cheese Cake, & second I use Neufchatel Cream cheese, most of the NY cheese cake recipe on the web use regular cream cheese. So it's not fare to use the name New York Cheese cake.

This recipe taken from the cheese cake book from Yasaboga. They named it New York Cheese Cake, but I'm not using the name coz the two reasons above.

Cruz:
120 gram of crushed digestive cracker
75 gram of melted butter

Cheese cake:
375 gram of cream cheese (I use neufchatel cream cheese)
100 gram of sour cream
125 gram of castor sugar (I use powdered sugar)
2 whole eggs
1 egg yolk
15 gram of cake flour
2 tea spoon of lemon zest

this was my addition
Sugar icing: 1 egg white, 125 gram sugar,30 cc of water, a pinch of cream tartar.

100 gram of Strawberry jam, 2 table spoon of water & a pinch of gelatine powder, heat until it emulsify finely.

Method:
Preheat oven 175 celcius.

In a mixing bowl combine the cracker crumbs and melted butter. Press firmly into the bottom of a greased 18 cm round spring form pan. Refrigerated about 1 hour.

In large bowl cream the sugar & cream cheese untill smooth, use the low-medium speed. If you use big stand mixer like kitchen aid, use the creaming beater. Add in flour then eggs & egg yolk, continue mixing, last add lemon zest & sour cream.

Pour the cream cheese batter to the pan, bake au bain marie for 45 minutes. Turned of the oven, open the oven door about 1-2 cm, let it cooled completely. about 1-2 hour. Refrigerated for 4-8 hour untill completely firm.

For the Sugar icing:
Make the sugar syrup from the sugar & water, add cream of tartar to the syrup. Beat egg white until peak, pour the sugar syrup while it's hot. The batter will be smooth again, beat until soft peak.

Decored the side of the cooled cheese cake with the sugar icing & blow torched it. Add topping. Refrigerate for one hour before serving.


So that my friend, my first baked cheese cake ....

Thursday, January 14, 2010

I don't have facebook account !!

"Are you on facebook?" , "Do you have facebook account?", common thing to ask nowadays . I will say "nope" proudly with smile on my face & people gonna immediately attack me with the question "Why?" then smile on my face will gone in no time, replaced by "should I answer the question?" face, & I tell you that is a rhetorical question, coz whatever my answer are they will start to defend their facebook existance with 1001 reasons, belive me, I know, I just know ... So, why should I answer it anyway. Sound cynical? Maybe ...

Some people, extremely said that is a social suicide not having facebook account, hahaha ridiculous. I'm feeling very much alive anyway without facebook ....

So here, I'm not gonna tell you why I don't have facebook account with all its reason. But if you do ask, I will answer it with "I just don't want to" with no following comment after it.

This is a graph by graphjam



Which color am I? Can you guess .... ;)

Monday, January 11, 2010

Hari Minggu di Pabrik Keju, Yummy Cooking Demo

Hari minggu kemarin aku ikutan acara demo masaknya Yummy. Seneng banget, karena udah lama ngga ikutan acara-acara yang berhubungan dengan masak memasak. Apalagi ini diadakan di pabrik kejuu … hehhehe ……

Sekilas sejarah Yummy: (diambil dari website Yummy)
Pembuatan keju Yummy dimulai pada tahun 1988 di Bali dalam skala kecil. Produk pertama nya berupa dadih putih (Curd Cheese), Gumpalan keju Feta (Feta Cheese) dan bermacam-macam keju bumbu segar (Fresh Spiced Cheese). Produk ini dapat dinikmati di restaurant dan hotel dari kuta, Sanur sampai ke Ubud dalam bentuk bermaca-macam cheese cake, keju Feta untuk salad yunani yang terkenal, dan olesan keju segar gurih yang dicampur dengan bawang putih, lada hijau, atau lada hitam dari Gunung Agung.....

Di acara demo tersebut kita diajarin masak 5 resep yang mengggunakan bahan keju oleh chef Cahyadi, yaitu Yummy Cheese Muffin, Yummy fruit yoghurt pudding, cheese cup cake, Yummy fetah chicken breast and baked potato & cheese. Sayang yang terakhir aku lupa foto ;p, soalnya keburu lapar, trus masuk perut deh …… ;p

Selain demo masak Yummy juga memberikan product knowledge, sekaligus pengetahuan tentang keju terutama keju muda atau soft cheese oleh marketing PT. Yummy, sayang aku lupa nama mas-nya …. Dia lebih mirip anak band loh dibanding orang yang kerja di pabrik keju …

Berikut sekilas pengetahuan tentang soft cheese oleh mas yang mirip anak band ini. Updated: ternyata namanya Mas Sofyan .... makasih mbak Tety.

Soft cheese sebaiknya disimpan di suhu 2-4 derajat Celcius.
Kalo di kulkas rumah, sebaiknya disimpan di chiller, itu loh rak yang tepat di bawah freezer, yang biasa untuk menyimpan ikan atau daging. Salah satu larangannya buat soft cheese ini, yaitu jangan disimpan di freezer, karena air & lemaknya akan berpisah di mana air akan mengkristal & teksture dari soft cheese tersebut akan rusak & tidak akan bisa recovery. Kalau tidak ada chiller, sebaiknya keju di simpan di kulkas jangan di dekat lampu karena relative lebih panas atau di rak bagian pintu, karena suhunya fluktuatif apabila kulkas dibuka-tutup.

Soft cheese hanya akan bertahan 1-2 jam di suhu ruang, setelah itu harus langsung digunakan

Secara kasat mata, soft cheese dapat dikatakan layak pakai apabila tidak terdapat bintik-bintik, biasanya berwarna hijau, hitam atau abu-abu, karena bintik-bintik itu merupakan spora atau jamur, yang sudah mulai tumbuh. Kadang juga bisa berserabut seperti jamur tempe.

Hal kasat mata lainnya adalah, soft cheese masih layak pakai apabila bagian permukaan & bagian dalamnya masih bewarna & berteksture sama.

Soft cheese masih layak pakai apabila baunya normal. Apabila ada bau tidak sedap seperti tengik atau terlalu berbau asam, maka keju sudah tidak layak pakai.

Selalu gunakan alat-alat yang bersih dalam mangolah keju, untuk menghindari tumbuhnya jamur apabila sisa keju masih ingin disimpan.

Expired date dapat diabaikan apabila tidak terdapat tanda-tanda di atas. Artinya walaupun sudah lewat expired date-nya masih bisa digunakan selama tanda-tanda di atas tidak muncul. Cuma kalau ragu lebih baik jangan digunakan yaahhh …..

Expired date dapat diabaikan apabila telah timbul tanda-tanda di atas. Artinya walaupun expired date belum lewat apabila tanda-tanda tersebut sudah muncul maka soft cheese tidak dapat digunakan. Kemungkinan soft cheese rusak karena suhu tidak terjaga saat pengiriman atau penyimpanan.

Produk-produk Yummy, bisa diretur atau ditukar apabila rusak sebelum tanggal expired date-nya. Silahkan diretur di tempat pembelian atau di pabrik Yummy.

Bakalan berguna sekali nih pengetahuannya …..

Selain demo masak & pengetahuan tentang soft cheese peserta juga dapet celemek yummy, 1 produk yummy bisa pilih sendiri & bisa beli produk Yummy dengan harga pabrik … sempet kalap juga liat harganya yah … bayangkan mascarpone-nya cuma 30 ribu per cup … sayang ngga jadi beli karena di rumah ngga punya fresh cream kalau mau buat tiramisu. Akhirnya aku beli Neufchatel & sour cream masing-masing satu cup plus Yofit Yoghurt 3 botol per 180 ml. Untuk produk yummy gratisannya, aku pilih Neufchatel juga, & hadiah 1 fetah cheese, karena jadi salah satu yang datang paling pagi. Padahal datang kepagian karena takut nyasar & sebenernya udah sempet nyasar, untung nyimpen nomer telepon pabrik Yummy, jadi ngga nyasar-nyasar amat. Hehehhe …

Sekarang sedang menyusun rencana nih, mau dibikin apa yaahhh oleh-oleh dari pabrik Yummy..

Oke, teakhir aku mau say hai sama Mbak Tari, nice to know you mbak & Mbak Camelia yang blog-nya aku suka banget, sama teman-teman yang lain yang ngga sempet tau namanya satu per satu … maafkan yaahhh ….. satu lagi mbak Tira yang sampe aku pangling soalnya “terpaksa” dandan cantik supaya anaknya mau ditinggal, bilangnya sih mau kondangan ….. hehehhe ada-ada aja…….

Ya begitulah hari minggu yang menyenangkan di pabrik keju ……

Banana Crepes Pudding

Udah dipikir-pikir agak lama untuk ikutan banana week tapi bingung juga mau bikin apa. Entri-entri yang masuk di milist NCC nambah bingung, karena banyak yang udah bikin banana cake dengan keunikannya sendiri. Mau bikin muffin, udah pernah bikin muffin pake pisang.
Akhirnya, bongkar-bongkar buku resep, ada 1 buku pemberian teman yang belum satu pun resep di situ yang pernah aku coba. Eh, ada resep yang pake pisang. Aku pikir menarik juga resep ini, karena sepertinya belum ada yang bikin - tapi ngga tau juga kalo udah ada,emailnya membludak sih -. Hal, menarik lainnya adalah karena aku punya crepes pan yang sama sekali belum pernah dipakai untuk bikin crepes atau kulit lumpia, malah buat manggang udang. Sepertinya, ini saatnya dia diberdayakan sesuai fungsi aslinya .... ;p


Bahan Crepes:
Tepung terigu 75 gram
Susu cair 180 ml
GUla halus 25 gram
Mentega 30 gram lelehkan
Baking powder 1/2 sdt - aku ngga pake
Telur 1 butir
Garam 1/2 garam

Bahan Isi:
Pisang raja 400 gram, haluskan dengan garpu kasar saja
Susu Cair 100 ml
Krim kental 50 ml
Tepung maizenna 2 sdm, larutkan dengan sedkit air
Garam 1/2 sdt
Gula pasir 50 gram

Bahan Topping untuk 1 resep:
Susu cair 200 ml
Krim kental 100 ml
2 butir telur
Kuning telur 1 butir - aku ngga pake
Gula pasir 50 gram
Almond 50 gram

NB: aku menggunakan loyang brownies 10x20 cm, dialasi alumunium foil & hanya menggunakan 1/2 resep bahan toping, aneh juga padahal bahan crepes & isi 1 resep loh .... beda loyang mungkin yah ....

Untuk crepes: Aduk semua bahan hingga rata, saring agar halus. Panaskan pan crepes buat dadar tipis, lakukan hingga bahan habis. Sisihkan. Aku buat 8 buah crepes

Untuk Isi: Campur semua bahan isi dalam panci, masak sambil diaduk hingga mendidh & mengental. Angkat, dinginkan.

Ambil satu lembar crepes lalu isi dengan kira2 2 sdm bahan isi, ratakan di atasnya. Gulung, hingga padat. Lakukan hal yang sama hingga bahan habis.

Tata gulungan crepes dalam loyang, sisihkan.

untuk topping: Campur semua bahan topping kecuali almond, aduk hingga rata. Siramkan campuran topping di atas gulungan crepes, taburi almond slice

Panggang suhu 160 derajat celcius selama 35 menit hingga matang. - aku karena takut gosong dengan au bain marie selama 30 menit. 15 menit panggang biasa.

Sunday, January 10, 2010

Don't be angry man, let just sing

Yeeeeaaahhhh talk to the hand.
I think this will be my motto for this week.
I got this picture from my friend's blog Majang


"Don't be angry man, let just sing"

Thursday, January 7, 2010

2100 2101 .... ohhh whatever ........

You know I got a bad thing happen to me this year, sound too much yay? ;p
OK, I know you might be laughing at me on this...

You know what?

I cannot write "2010" correctly in first attempt ... I always write "2100" or or "2101" & if I realize it earlier while I'm writing or typing, I write "21" already, and afterward I got confused for about 1 or 2 seconds, thinking how I'm gonna write this correctly.

See the title... I was not making it up .. that my first attempt & the second is still incorrect ....

What is that, some minor dyslexia? I have no idea....

Tuesday, January 5, 2010

Udang Bakar Madu

Udang bakar madu or honey bbq shrimp, actually was my new year evening dish ... I was tried to recreate the one dish at my parent favorite restaurant Mang Engking. When the first time I tried this dish, I said to my self "This is not too hard to make" ... you know everyone that love to cook always say that to their self .... ;p


Suprisingly this dish is easy pizy to make, the key to good sea food dish is the freshness of the main ingredient .... that's it !! Coz sea food is already taste good when it drop from heaven by God ... yup I think so ... I think so ....

Ingredient:
500 gram of medium size shrimp, or about your fore finger, you can remove or keep the head, & scratch the back.

2 garlic, finely chopped
1 tea spoon chopped ginger (optional)
3 table spoon of oil for stir frying

Marinate sauce:
3 table spoon of tomato sauce
3 table spoon of oyster sauce
1 table spoon sweet soy sauce
2 table spoon of honey
1 table spoon of chili sauce, add more if you like it hot
salt to taste

Method with crepes pan:
In large bowl mix tomato sauce, oyster sauce, honey, chili sauce & salt. Marinate shrimp in the sauce mixture for at least 30 minutes. Stir fried the garlic & ginger. Add in the marinated shrimp, continue stirring until shrimps are cooked. Thread the shrimp onto skewer, 4 for each skewer. Since I don't have bbq grill, I use crepes pan to get the burning effect. Brush frequently with reserved marinade.


Method with bbq grill:
In large bowl mix tomato sauce, oyster sauce, honey, chili sauce & salt. Stir fried the garlic & ginger, add into the marinate sauce. Marinate shrimp in the sauce mixture for at least 30 minutes. Thread the shrimp onto skewer, 4 for each skewer. Grill until the shrimp cooked. Brush frequently with reserved marinade.

Monday, January 4, 2010

A very good quote

I just logged in to my Yahoo Messenger this morning & I found a very good quote ....


"Surga di telapak kaki ibu"

in English would be

"Heaven lies under your mother feet"


I don't have any comment, I just want to hug my Mom .

MUI : Halal Product List

To those of you who concern about Halal food, this link might be very useful:

Daftar produk Halal MUI.


This for product that sold in Indonesia.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails